Tampilkan postingan dengan label software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label software. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Desember 2010

REPAIR XP


Buat yang belum bisa untuk install ulang OS di Computernya dan blum tau gimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan dan eror yang terdapat pada OS Windows Xp, dibawah ini ada cara-cara dan tips untuk memperbaikinya jika OS Windows XP di PC anda ngulah tanpa perlu melakukan Instalasi ulang ;)

Memperbaiki Instalasi ( Repair Install ) windows XP

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.  Kemudian …

  • Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
  • Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
  • Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
    bukan yang pertama.
  • Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
  • Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
    Ini akan memulai perbaikan.
  • Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
  • Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
    Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
    Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
  • Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
    dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation
  • Ketika ditanya, klik tombol Next
  • Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
  • Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
  • Komputer akan restart.
  • Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
  • Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
  • Selesai ;)
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
  • Tulis: CD i386
  • Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
  • Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
  • Selesai

HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Tulis: bootcfg /list
Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
  • Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Masukkan password administrator jika diperlukan.
  • Tulis: cd \windows\system32\config
  • Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
  • Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
  • Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
  • Tulis: copy \windows\repair\system
  • Tulis: copy \windows\repair\software
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
  1. Untuk partisi tipe FAT
Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

2.  Untuk partisi tipe NTFS
  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Masukkan password administrator jika diperlukan.
  • Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
  • Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
  • Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
SELESAI, Moga bisa ngebantu yang lainnya ;)

Sabtu, 04 Desember 2010

LISTING PEMROGRAMAN WITH DO


With..Do adalah perintah untuk memasukkan sekelompok data kedalam sebuah variable. Pada umumnya perintah ini digunakan untuk memasukkan data – data kedalam sebuah file bertipe (type file).
Contoh program:
Uses wincrt;
Type
  Saya = record
  Nama : string [15];
  Umur : byte;
  Alamat : string [20];
End;

Var  DataSaya : saya;
Begin
  Clrscr ;
  With DataSaya do
  Begin
    Write ('ketik nama:');readln ( nama );
    Write ('ketik umur:');readln (umur );
    Write ('ketik alamat:');readln (alamat );
    Clrscr;
    Writeln ('selanjutnya data yang sudah dapat');
    Writeln ('disimpan kedalam sebuah record ');
    Writeln;
    Writeln ('nama :',nama);
    Writeln ('umur :',umur);
    Writeln ('alamat :',alamat);
    Readln;
    End;
End.


Pada perkuliahan Aljabar Linear, ada sebuah penyelesaian matriks dengan menggunakan GJE. Perhitungannya cukup rumit, butuh ketelitian. Karena seringnya saya ceroboh dalam menghitung. Akhirnya saya putuskan untuk membuat programnya saja. Daripada susah-susah ngitung, mending buat programnya. Jadi tinggal masukin matriksnya aja lalu enter dan muncul hasilnya, kan cara menghitungnya dan jalan rumusnya dah ngerti. Haha!!
Setelah dibuat, ternyata cukup panjang juga. Hanya saja untuk kunci iterasi-nya udah aku tentuin di x11(iterasi ke-1) dan x22(iterasi ke-2). Berikut penggalan programnya :
Bagian untuk input nilai persamaan :
writeln('Sistem Persamaan Linear 2 x 2');
writeln('Perhatian : Program ini mengambil kunci iterasi 1 pada x1 y1');
writeln;
writeln('Untuk persamaan yang pertama : ');
writeln;
write('Masukan Nilai x1 : ');readln(x11);
write('Masukan Nilai x2 : ');readln(x21);
write('Masukan Nilai y1 : ');readln(y11);
writeln;
writeln('Untuk persamaan yang kedua : ');
writeln;
write('Masukan Nilai x1 : ');readln(x12);
write('Masukan Nilai x2 : ');readln(x22);
write('Masukan Nilai y2 : ');readln(y22);





Bagian perhitungan :
{iterasi 1}
key1:=1/x11; y1x2:=(x21/x11)*-1; y1:=(y11/x11)*-1;
y2x1:=x12/x11; y2x2:=x22*((x12-x21)/x11); y2:=y22*((x12-y11)/x11);
{iterasi 2}
x1y1:=key1*((y1x2-y2x1)/y2x2); x2y1:=y1x2/y2x2; i2y1:=y1*((y1x2-y2)/y2x2);
x1y2:=(y2x1/y2x2)*-1; key2:=1/y2x2; i2y2:=(y2/y2x2)*-1;
Penampil Hasil :
writeln;
writeln('Hasil iterasi 1');
writeln('| | y1 | x2 | |');
writeln('| x1 | ',key1:1:2,' | ',y1x2:1:2,' | ',y1:1:2,' |');
writeln('| y2 | ',y2x1:1:2,' | ',y2x2:1:2,' | ',y2:1:2,' |');
writeln;
writeln('Hasil iterasi 2');
writeln('| | y1 | y2 | |');
writeln('| x1 | ',x1y1:1:2,' | ',x2y1:1:2,' | ',i2y1:1:2,' |');
writeln('| x2 | ',x1y2:1:2,' | ',key2:1:2,' | ',i2y2:1:2,' |');
writeln;
writeln;
writeln('HP:{',i2y1:1:2,',',i2y2:1:2,'}');
Program ini masih saya kembangkan, sekarang sudah nyampe di perhitungan untuk ordo 3×3. Tapi untuk penentuan kunci iterasi masih sama seperti pada program diatas. Program GJE untuk ordo 3×3 tidak saya tampilkan karena masih banyak kelemahan pada program tersebut.

BOOTING WINDOWS XP DI FLASH DISK


 Membuat Windows Live CD sudah banyak yang membahas. Kini, saya akan mencoba menginstall WindowsXP di UFD (USB Flash Disk). Mungkinkah itu terjadi, Mungkin saja.

Ada kalanya WindowsXP yang kita pakai ngadat atau tidak mau booting. Kalau seandainya anda memiliki dual boot dengan OS lain, dan anda ingin mengambil data dari harddisk, itu tidak masalah. Tapi bagaimana kalau Cuma ada WindowsXP saja di harddisk? Agak susah kan. Oleh karena itu kita mesti membuat semacam Live CD seperti di Linux sehingga computer bisa di boot, isinya bisa kita lihat-lihat, kemudian bisa membantu dalam keadaan darurat. Media yang paling tepat untuk ini tentu saja adalah UFD.

Dalam ujicoba yang saya lakukan, saya menggunakan dua macam UFD, yakni Kingston Data Traveler 1GB, dan sebuah SD card 256MB, yang dipasangkan disebuah card reader. Untuk motherboardnya, saya gunakan Asus P5GD2 Premium, dan MSI K9N Platinum.


PERSIAPAN AWAL

Dalam proses instalasi XP di UFD, pada dasarnya anda bisa menggunakan semua UFD yang kompatibel dengan XP. Tapi Ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi.

* Kapasitas UFD yang dipakai minimal 256MB. Semakin besar semakin bagus, karena ruang yang tersisa akan lebih banyak dipakai untuk aplikasi tambahan.
* Motherboard yang dipakai harus bisa melakukan booting lewat flashdisk. Jika belum mendukung, cobalah update dengan BIOS terbaru.
* Tersisa ruang harddisk sebesar 2GB.
* Versi USB yang dipakai ada baiknya menggunakan versi 2.0, meskipun v1.1 juga bisa dipakai, namun kinerjanya akan lebih lambat.
* CD instalasi WindowsXP.

Sebelum dimulai, tentunya UFD harus diformay dulu. Aplikasi yang akan kita gunakan, HP USB Disk Storage Format Tool. Kenapa tidak menggunakan fasilitas yang ada di Windows? Fasilitas format yang disediakan WindowsXP cenderung error. Jadi untuk amannya, lebih baik menggunakan aplikasi format USB yang disediakan HP. Bisa didownload di sini, dengan file sebesar 1,97MB.

Cara format:
http://wakji.files.wordpress.com/2007/11/bilda.gif

1. Setelah file didownload, Lakukan proses instalasi seperti biasa.
2. Jalankan melalui menu Start.
3. Pilih UFD yang diformat dibagian Device, File System dengan FAT, dan Start untuk memulai pemformatan. Pada bagian peringatan yang muncul, klik Yes.


MERUBAH BOOT KE UFD

Agar bisa melakukan instalasi Windows ke UFD, tentu saja motherboard anda harus mendukung proses booting melalui UFD. Di motherboard baru, hal ini sudah pasti didukung. Tapi di motherboard lama, biasanya mereka hanya mendukung booting melalui floppy, CD/DVD-ROM, dan Harddisk tentunya.

Agar bisa melakukan booting melalui UFD, BIOS motherboard tersebut harus diupdate dengan yang paling baru. Namun pastikan, apakah BIOS yang terbaru itu mendukung melalui UFDm dan jangan lupa baca buku manualnya.
http://wakji.files.wordpress.com/2007/11/bildb.gif

1. Masuk ke BIOS dengan menekan tombol “Del” atau “F1″ (tiap motherboard berbeda).

2. Cari entri BIOS yang berkaitan dengan proses booting. Kembali lagi, tiap motherboard memiliki istilah berbeda-beda dan berada di menu yang berbeda pula. Beberapa contoh seperti ini, Boot Device Select, First Boot Device, Boot USB Device First, Boot Device Priority, dan lain sebagainya. Atur agar booting pertama dilakukan melalui UFD.

3. Atau bisa juga tanpa harus mengatur lewat BIOS, yakni lewat Bot Selector. Fitur yang umumnya sudah ada di motherboard keluaran baru ini bisa melakukan pemilihan booting, tanpa harus mengubahnya melalui BIOS. Biasanya untuk memunculkan boot selector ini menggunakan tombol “F8″.

4. Selain mengubah urutan booting, semua fitur yang berkaitan dengan USB juga harus diaktifkan atau dibuat enable di BIOS. Misalnya “USB Legacy Support”, dan “USB 2.0 Controller”.


PRA INSTALASI

Dalam tahap ini kita mempersiapkan dulu semua file yang dibutuhkan untuk proses instalasi nanti:

1. Buat sebuah folder di hardisk anda dengan nama “C:\sp2\winxp”, atau sesuka anda. Kemudian copy seluruh konten yang ada di dalam cd instalasi Windows ke dalam folder yang barusan dibuat. Pastikan tidak ada file yang ketinggalan atau yang tersembunyi. Sebagai contoh, saya menggunakan WindowsXP Professional.

2. Buat sebuah folder lagi dengan nama “C:\sp2\sp2″, atau sesuka anda. Download file WindowsXP Service Pack 2 ...kamu tidak diijinkan melihat link ini....
Register or Login
disini
, atau ...kamu tidak diijinkan melihat link ini....
Register or Login
bisa juga disini
, dengan file sebesar 266MB. Setelah didownload, taruh file tersebut ke dalam folder “C:\sp2″, dan ganti namanya menjadi “xpsp2.exe”

3. Langkah berikutnya adalah mengekstrak konten sp2 itu, dengan bantuan command line, klik menu Start -> Run, tulis “cmd” (tanpa tanda petik).

4. Dalam command line, tulis perintah “C:\sp2\xpsp2.exe –u –x:c:\sp2\sp2″ lalu Enter, maka proses pengekstrakan akan dilakukan.

5. Setelah itu, langkah berikutnya adalah meng-update file setup XP dengan sp2 yang baru saja diekstrak tadi. Buka command line lagi, dan tulis perintah “C:\sp2\sp2\i386\update\update.exe –s:c:\sp2\winxp”. Tekan Enter, dan proses pengintegrasian SP2 akan dilakukan.

6. Agar lebih yakin kalau SP2 sudah terintegrasi, buka folder c:\sp2\winxp, dan baca file yang bernama “readme.htm”. Di dalamnya akan ada informasi bahwa installer ini sudah menyertakan SP2.
http://wakji.files.wordpress.com/2007/11/bildc_en.gif



MEMASUKKAN UTILITI

Instalasi WindowsXP membutuhkan ruang kira-kira 1GB. Agar proses instalasi bisa dilakukan dalam UFD yang hanya berkapasitas 256MB, tentu saja semua komponen yang bersifat tidak penting musti dihilangkan.

Untuk itu, kita butuh bantuan dari sebuah freeware bernama PE Builder. Freeware ini nantinya akan menyertakan sebuah fitur bernama Bart PE. PE Builder bisa didownload ...kamu tidak diijinkan melihat link ini....
Register or Login
dari sini
, dengan file sebesar 3,15MB. Kemudian instal seperti biasa. Saya mengistalnya di folder “C:\pebuilder3110a”. Berikutnya adalah proses pemodifikasian beberapa aplikasi yang bisa dipakai berbarengan dengan PE Builder.


A. NERO BURNING ROM
Versi Nero yang didukung oleh PE Builder hanya versi 5.5x dan 6.x. Selain versi itu, kemungkinan tidak dapat dijalankan. Beginilah caranya mengintegrasikan Nero dengan menggunakan PE Builder:

1. Install Nero ke harddisk. Disini digunakan Nero 6.6.0.1. Biasanya Nero akan diinstal di “C:\Program Files\ahead\Nero”.

2. Copy seluruh file beserta folder yang ada di “C:\Program Files\ahead\Nero” ke dalam folder “C:\pebuilder3110a\plugin\nero burning rom”

3. Khusus untuk Nero 6, kita harus meng-copy file “shfolder.dll” yang ada di folder “C:\WINDOWS\system32″ ke dalam folder “C:\pebuilder3110a\plugin\nero burning rom\nero”

4. Lalu download lagi sebuah plugin untuk nero disini dengan nama file “nero-0.2.cab”.

5. Jalankan PE Builder melalui Start -> All Programs -> PE Builder -> PE Builder. Klik tombol Plugins.

6. Dalam jendela Plugins, klik tombol Add, lalu pilih file nero-0.2.cab, klik open.

7. Pada Name plugin folder, isi dengan Nero Burning Rom, lalu klik OK. Pada peringatan yang muncul, klik Yes. Kemudian tutup jendela Plugins.

8. kemudian di folder “C:\pebuilder3110a\plugin\nero burning rom” bukalah file bernama “nero.inf”.

9. Di bagian [Software.AddReg], cari entri “Your name”, “Your company name”, dan “Your nero v6 serial”, isi dengan data registrasi nero yang anda miliki.

10. Save file “nero.inf” dengan menekan Ctrl+S

11. Lalu di folder “C:\pebuilder3110a\plugin\nero burning rom”, hapus file “penero.htm”, “penero.inf”, “penero_nu2menu.xml”.


B. Ad-Aware SE PERSONAL
Contoh berikutnya adalah aplikasi Ad-Aware yang dipakai untuk membasmi adware, spyware, dan kawan-kawannya. Cara integrasinya jauh lebih mudah ketimbang Nero:

1. Download Ad-Aware SE Personal gratis dari lavasoft , lalu install seperti biasa.

2. Setelah selesai diinstall, buka folder Ad-Aware yang biasanya berada di “C:\Program Files\Lavasoft\Ad-Aware SE Personal”, dan copy dua file yang bernama “Ad-Aware.exe” dan “defs.ref”, ke folder “C:\pebuilder3110a\plugin\adawarese\files”. File “defs.ref” adalah file database definisi adware yang digunakan oleh Ad-Aware, dan selalu di-update setiap beberapa hari sekali. Untuk mendapatkan file “defs.ref” yang terbaru, bisa didownload ...kamu tidak diijinkan melihat link ini....
Register or Login
disini
.

C. McAfee AVERT Stinger
Bila Ad-Aware dimanfaatkan untuk membantai spyware, adware dan teman-temannya, maka Stinger adalah utiliti stand alone yang dipakai utnuk mendeteksi dan menghapus virus tertentu. Stinger tidak dianjurkan untuk menggantikan antivirus yang bersifat proteksi penuh, tapi hanya dipakai sebagai bantuan saja.

McAffe AVERT Stinger bisa didownload gratis di sini. Cara integrasinya ke PE Builder juga sangat mudah. Tinggal download, dan taruh file bernama “stinger.exe” ke dalam “C:\pebuilder3110a\plugin\stinger”. Kemudian ganti nama file “stinger.exe” menjadi “stng.exe”


D. IrfanView
IrfanView adalah freeware untuk melihat gambar dengan berbagai format, untuk mengedit gambar secara sederhana, sebagai player multimedia, dan masih banyak lagi lainnya. IrfanView bisa didownload gratis di sini. Cara integrasinya tidak jauh berbeda. Cukup install IrfanView ke harddisk, lalu dari folder tempat instalnya yang biasanya ada di “C:\Program Files\IrvanFiew”, copy dua file bernama “i_view32.exe” dan “i_view32.hlp” ke folder “C:\pebuilder3110a\plugin\irvanfiew\files”. Cara memasukkan utiliti lainnya, bisa anda lihat di sini. Ingat, bahwa tidak semua aplikasi bisa dijadikan plugin kedalam PE Builder. Jika ada aplikasi yang ingin disertakan ke dalam UFD tanpa harus diinstal, lebih baik gunakan saja aplikasi-aplikasi portabel yang banyak terdapat di internet.



INSTALL WINDOWS

Setelah semua file plugin terkumpul di “C:\pebuilder3110a\plugin”, dan file instaler Windows ada di “C:\sp2\Winxp”, sekarang anda siap untuk menginstal Windows dan utiliti tambahannya di UFD.

1. Setelah PE Builder diinstal, jalankan melalui Start -> All Programs -> PE Builder -> PE Builder.

2. Pada jendela Search Files yang muncul, piih No.

3. Di jendela utama PE Builder, di bagian Source, arahkan ke folder tempat instaler Windows berada (C:\sp2\winxp). Biarkan bagian yang seperti apa adanya, atau biarkan default.

4. Klik tombol Plugins, dan akan ditampilkan daftar plugin yang aktif, ditunjukkan dengan status Yes pada kolom Enable. Jika ada plugin yang anda rasa sudah dimasukkan tapi statusnya masih No, coba klik plugin-nya lalu klik tombol Enable/Disable. Maka statusnya akan berubah menjadi Yes. Tapi jika ada file-nya belum dimasukkan tapi anda mencoba untuk mengaktifkannya, maka akan muncul error.

5. Jika semua plugin yang anda masukkan statusnya semua sudah Yes, tutup jendela plugin dengan mengklik Close.

6. Di jendela utama PE Builder, pada bagian Media Output pilih None, lalu klik Build.

7. Pada pertanyaan yang muncul, klik Yes. Kemudian I Agree. Proses pembuatan akan berlangsung, jika sudah selesai klik Close.

8. Klik dua kali file “peinst.cmd” yang ada di folder “C:\pebuilder3110a\plugin\peinst”.

9. Command line akan terbuka, pada bagian Enter Your Choice tulis 1, lalu Enter. Pada Enter Source Path tulis dengan “C:\pebuilder3110a\BartPE, lalu Enter.

10. Kembali muncul Enter Your Choice, kali ini tulis 2 lalu Enter. Pada Enter Target Path, isi lokasi drive UFD anda, misalnya i:

11. Enter Your Choice kembali muncul, sekarang tulis 5 lalu Enter. Pada Enter Your Choice berikutnya tulis 1.

12. Proses instalasi akan berjalan di command line. Proses akan berjalan lama, dan tunggu hingga muncul Installation Completed.

13. Cabutlah UFD anda, dan coba lakukan booting melalui UFD.



ALTERNATIF

Berhasilkah percobaan tadi???????????????????  crazy

Jika tidak berhasil, coba periksa ulang kembali BIOS anda. Lihat di bagian USB Controller, USB 2.0 Controller, dan USB Device Legacy Support. Semuanya harus dibikin Enable, jangan dibuat Auto. Atau ada trik lain lagi, begini caranya:

1. Format ulang UFD anda dengan menggunakan HP USB Disk Storage Format Tool, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Tapi kali ini, di bagian File System-nya diganti menjadi FAT32.

2. Setelah diformat, jalankan PE Builder. Di bagian Source tetap menggunakan “C:\sp2\winxp\”. Tapi dibagian Output menggunakan BartPE2, dan di bagian Media Output ganti menjadi Create ISO Image, lalu isi dengan “C:\pebuilder.iso”.

3. Klik Build. Pada Create Directory, pilih Yes. Proses Build akan berjalan.

4. Setelah proses build selesai, klik Close, tutup PE Builder.

5. Download-lah sebuah aplikasi bernama FlashBoot di sini dengan file berukuran 3,95MB. Cuma sayangnya, FlashBoot ini bukanlah freeware, melainkan shareware.

6. Install FlashBoot seperti biasa, lalu setelah selesai, jalankan melalui Start Menu.

7. Di jendela pertama FlashBoot, klik Next, kemudian pilih Convert BartPE bootable disk to bootable flash disk. Klik Next.

8. Berikutnya, pilih Use ISO-9660, kemudian klik Browse, dan cari file ISO yang bari dibuat tadi. Klik Open, lalu Next.

9. Selanjutnya, pilihlah Make Bootable USB Flash Disk, dan pilih drive letter-nya dengan lokasi UFD anda. Jika belum muncul, klik Refresh List, lalu klik Next.

10. Berikutnya hilangkan centang pada Save Data on Disk, kemudian pilih Partitioned Disk. Klik Next, lalu Finish, dan proses pembuatan akan berjalan.

11. Setelah selesai, kliklah Close, dan anda bisa segera mencobanya. Tampilannya adalah seperti ini: