Tampilkan postingan dengan label hacking mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hacking mikrotik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Maret 2011

Konfigurasi Wireless di Mikrotik sbg Router & Wds

Konfigurasi Wireless di Mikrotik sbg Router & WdsTeknologi Wireless LAN menjadi sangat popular saat ini di banyak aplikasi. Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan, difraksi, Line of Sight dan Obstructed LOS. Ini berarti sinyal radio tiba di penerima melalui banyak jalur (Multipath), dimana tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang berbeda-beda.


Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN di desain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.

ALAT

1. 2 Antenna grid yang masing-masing sudah tersambung ke router board mikrotik menggunakan kabel coaxial 2. Ligthning Protector 3. Ligthning protector Arrester4. Power Over Ethernet
5. Mounting
6. AC adaptor
7. RJ45 Injector
8. Kabel UTP
TOPOLOGI
a. Topologi Wireless sebagai Router
clip_image002
b. Topologi Wireless sebagai WDS
clip_image004
LANGKAH KONFIGURASI & PENGUJIAN
a.Konfigurasi Wireless Sebagai Router
a) Konfigurasi AP
Beri ip address pada interface wlan 1 seperti gambar di bawah ini.
IP Address = 10.1.3.1/24
Interface = wlan1
clip_image006
Begitu juga pada interface ether1. IP Address = 10.2.200.8/24 Interface = ether1
clip_image008
  1. Setelah selesai mengatur ip maka langkah selanjutnya adalah kita masuk ke table wireless lalu enabelkan wlan1 pada tab interface.
  2. Kemudian setting Mode = ap bridge, SSID = Mikrotik, Frequensi = 5180 pada tab wireless di Interface , seperti gambar dibawah ini.
clip_image010
Kemudian buat routing agar dapat terkoneksi ke stasion, seperti gambar dibawah ini.
clip_image012
Untuk melihatnya ketikan perintah print pada ip route, seperti gambar dibawah ini.
clip_image014
b) Konfigurasi Stasion
1. Sama halnya seperti pada AP, beri ip pada interface ether1 dan wlan1 seperti gambar dibawah ini.
- IP Address = 10.1.3.2/24 interface = wlan1
clip_image016
- IP Address = 10.1.200.1/24 interface = ether1
clip_image018
2. Setelah selesai mengatur ip maka langkah selanjutnya adalah kita masuk ke table wireless lalu enabelkan wlan1 pada tab interface.
3. Kemudian setting Mode = stasion, SSID = Mikrotik, Frequensi = 5180 pada tab wireless di Interface , (SSID dan frekuensi harus sama dengan AP) seperti gambar dibawah ini.
clip_image020
4. Buat routing dari stasion seperti gambar dibawah ini.
clip_image022
5. Lakukan perintah print pada ip route untuk melihat tampilannya.
clip_image024
c) Pengujian
1. Pengujian dapat dilakukan dengan cara uji koneksi dengan perintah ping dari router AP ke station atau dari stasion ke AP
clip_image026
Ping dari AP ke PC client Stasion
Ping dari pc client AP ke pc client Stasion
clip_image028
Ping dari Stasion ke AP & pc client AP
Ping dari pc client stasion ke AP & pc client AP pc client AP
clip_image030
clip_image032
clip_image034
b.Konfigurasi Wireless Sebagai WDS
a) Konfigurasi AP
Sebelumnya, buat interface bridge untuk bridging dari masing-masing wireless.(AP dan Stasion-WDS).lihat gambar dibawah ini.
clip_image036
  1. Setting bridge seperti gambar dibawah ini.
clip_image037
Berikan ip address pada masing-masing interface bridge1 dan ether1.
- IP Address = 10.1.3.1/24 Interface = bridge1
clip_image039
- IP Address = 10.1.200.8/24 Interface = ether1
clip_image041
Masuk ke tab Bridge Port,kemudian atur interfacenya untuk bridging, seperti gambar dibawah ini.
Bridge Port wlan1
Bridge Port ether1
clip_image043
clip_image045
Kemudian setting wireless pada interface wlan1, setting Mode sebagai ap-bridge, SSID = Mikrotik, frekuensi = 5180.lihat gambar dibawah!
clip_image047
b) Konfigurasi Stasion-WDS
1. Buat interface bridge1
clip_image049
2. Berikan ip address pada masing-masing interface.
- IP Address = 10.1.3.2/24 Interface = bridge1
clip_image051
- IP Address = 10.1.200.10/24 Interface = ether1
clip_image053
3. Masuk ke tab Bridge Port,kemudian atur interfacenya untuk bridging, seperti gambar dibawah ini.
Bridge Port wlan1
Bridge Port ether1
clip_image055
clip_image057
4. Setting wireless pada interface wlan1, setting mode sebagai stasion-wds, SSID dan frekuensi disamakan dengan konfigurasi AP.Lihat gambar dibawah ini.
clip_image059
5. Kemudian setting WDS-nya.
clip_image061
6. Setting mode WDS-nya = dynamic.
7. Setelah itu masuk ke interface wds kemudian atur master interfacenya sebagai wlan1.
clip_image063
WDS Mode
Interface WDS
clip_image065
8. Konfigurasi Stasion selesai.

Sabtu, 26 Februari 2011

Mikrotik Hotspot Hacking

Satu lagi cara berinternet gratis yaitu dengan meng-hack hotspot mikrotik. Sebenarnya cara ini sudah basi, tetapi karena baru saja saya mempraktekan maka saya tulis langkah-langkahnya. Disamping untuk mengingat kalau lupa kan bisa  untuk sharing buat yang lain, yang mungkin belum tahu atau masih kurang paham. Biasanya kalau kita terhubung dengan hotspot mikrotik maka kita akan dihadapkan dengan menu mikrotik login sebelum kita bisa browsing.
Cara ini adalah untuk mem-by pass mikrotik login, sebenarnya lebih tepat kalau disebut cloning client. Intinya kita tidak harus login dulu untuk bisa browsing, karena target sudah login. Kita sebagai clone-nya jadi tidak perlu login. Trik ini hanya bisa jalan selama client yang kita clone masih terhubung ke hotspot.
Berikut langkah-langkahnya :
  1. Cari software netcut bisa didownload disini : netcut3.0 untuk windows7 :
    netcut windows 7
  2. Koneksikan komputer kita dengan hotspot mikrotik
  3. Jalankan program Netcut
  4. Pilih LAN Card / NIC yang kita gunakan dengan mengklik menu Choice NetCard
  5. Kemudian klik OK kembali ke layar utama, pilih salah satu network yang terkoneksi yang akan kita jadikan target (dalam contoh ini yang menjadi target adalah network dengan IP 192.168.182.18).  Yang jelas bukan network kita atau network server.
  6. Salin IP address dan MAC address, bisa juga dengan mengklik PrintTable kemudian blok dan copy paste ke notepad untuk langkah selanjutnya.
  7. Setelah dipaste di notepad langkah selanjutnya edit nilai MAC address, pada contoh ini [00:26:5E:60:81:1C]. Hilangkan tanda [:] sehingga menjadi 00265E60811C. Nilai ini yang akan kita gunakan untuk merubah MAC address kita.
  8. Selanjutnya kita disable dulu wireless LAN kita. Kemudian buka properties wireless LAN dan ubah nilai Local Administration MAC Network, default kosong. Isi dengan nilai tadi, pada contoh ini 00265E60811C
  9. Kemudian kita set IP wireless LAN kita dengan IP yang sama yaitu 192.168.182.18 dan isi juga DNS server address.

    Untuk DNS server address bisa dicek sebelum kita merubah MAC dan IP. Jadi waktu pertama kali kita terhubung ke hotspot, dengan cara mengetik perintah dari command prompt
    C:\>ipconfig/all
  10. Langkah terakhir adalah meng-enable kembali wireless LAN kita. Sekarang kita bisa browsing tanpa harus ijin pada yang punya hotspot.
  11. Hasil :
    Sebelum melakukan clone

    Sesudah melakukan clone